MEGA123 -Karena kasihan dan menghargai masa kerjanya yang lama akhirnya kami mengiyakan walau sedikit ragu mengingat anak bi sariyem baruberumur 16 tahun. Diluar dugaan kami, setelah beberapa lama ternyata Mega bisa menghapus semua kekhawatiran kami, ia sangat rajin dan cekatan. Semenjak pagi saat kami baru bangun tidur, seluruh isi rumah sudah disapu dan dipel bersih, bahkan sarapan pagi sudah tersedia di meja makan. Istriku mengatakan bahwa kami sangat beruntung mendapatkan Mega sebagai pengganti bi sariyem yang sudah mulai tua. 7 bulan berlalu..Pekerjaanku sebagai marketing berjalan lancar, istriku bahkan mendapat kenaikan jabatan di kantornya. Aku senang dan bangga melihat semangat kerjanya. Hanya saja, semakin hari pulangnya semakin sore, bahkan beberapa kali ia harus pulang jam 8 malam. Untung saja kantorku tidak terlalu ketat dalam hal jam kerja, bahkan dengan adanya sambungan internet di rumah terkadang aku bisa mengerjakan pekerjaan di rumah, hingga gak usah berangkat ke kantor.Suatu siang, iseng buka2 situs porno.. aku tertegun melihat sebuah video sex yang dimainkan oleh seorang laki2 dengan seorang gadis kecil. Aku yakin umurnya di bawah 17 tahun mungkin 15 atau 16.. tapi.. gilaa.. setelah beberapa saat aku menyadari begitu terpengaruh oleh video tersebut.
Bergabunglah Bersama HAHACUAN Cukup Dengan Satu User ID Nikmati Beragam Game Terlengkap Disini 🔥 BONUS NEW MEMBER 200% 🔥 BONUS NEW MEMBER 100% 🔥 BONUS NEW MEMBER 125% 🔥 BONUS PG-SOFT MEMBER 50% 🔥 BONUS HARIAN MEMBER 30% 🔥 FREESPIN 50% DAN BUYSPIN 35% 🔥 BONUS TURNOVER JADI SALDO 🔥 CASHBACK SLOT 5%
Kamis, 21 Maret 2024
Seks Bersama Anak Pembantu yang Bahenol
Pikiranku melayang membayangkan bercinta dengan seorang gadis kecil, yang payudaranya baru tumbuh.. dengan puting kecil kemerahan.. bulu kemaluan yang masih halus.Aku membenahi posisi kemaluanku yang menggeliat mengeras dalam celanap endekku.. Tiba2 saja aku membayangkan Mega, dengan tubuh telanjang merintih dibawah tubuhku, menikmati batang kemaluanku menggesek lubang kemaluannya yang sempit… bergerak dalam tubuhnya yang mungil…. Ah.. gila! Sejak kapan aku jadi seorang Phedophilist..? Seminggu kemudian, aku menyadari sesuatu telah mengganggu akal sehatku..Sesuatu yang membuat mataku selalu menatap dua bukit kecil di dada Mega,memperhatikan bentuk pantat dibalik celana pendeknya.. sesuatu yang membuatku walau terlihat seperti tak sengaja berusaha menyentuh lengannya, merasakan getaran kemaluanku saat berdekatan dan mencium bau tubuhnya.. Semakin aku membayangkan Mega, semakin sering aku bermasturbasi.. mengkhayalkan bagaimana nikmatnya bercinta dengan gadis kecil ini, Mega..Suatu pagi, saat istriku sudah berangkat kerja.. aku berdiri diam tanpa suara di depan kamar mandi, mendengar suara air jatuh di lantai kamar mandi, aku tau Mega sedang mengguyur tubuhnya yang telanjang, menyabuni lekuk tubuhnya, payudaranya.. selangkangannya.. Aku semakin tak tahan.. Pelan2 aku melangkah masuk ke dalam ruangan Mushola di sebelah kamar mandi.. Jantungku berdegup ketika melihat lubang ’Manhole’ untuk memperbaiki atap.. Muncul sebuah ide untuk memanjat lubang itu dan mengintip Mega dari atas plafon…Keesokan paginya, begitu Mega masuk kamar mandi, aku segera mengunci semua pintu dari luar, lalu secepat kilat tanpa suara memanjat lubang manhole di atas mushola.. Aku sudah berada di atas plafon merangkak hati2 berusaha untuk tak mengeluarkan suara sedikitpun, ketika mulai terdengar suara guyuran air di bawahku.. Aku segera menemukan sebuah lubang yang kecil dan mulai mengintip.. Jantungku berdegup begitu kencang ketika mataku mulai melihat dengan jelas ke dalam kamar mandi.. Ya Tuhan.
Aku nyaris tak percaya dengan penglihatanku, menyamping dari arahku.. tubuh Mega
telanjang bulat, dengan payuda** yang sedang tumbuh bergayut indah.. Air membasahi
kulit remajanya, membuatnya terlihat segar dan…. hh.. pantatnya begitu padat.. Mega
bersenandung lirih, tak menyadari seseorang sedang memperhatikan seluruh
gerakannya.. menatap se Megap lekuk daging tubuhnya… Kemaluanku tegang mengeras
berdenyut2..Mega menelusuri tubuhnya dengan sabun, aku terpaksa harus menelan ludah
berulang2 saat ia menyabuni payudaranya.. sepertinya aku bisa merasakan kekenyalan
dua bukit daging itu.. Saat Mega berbalik hendak menyimpan sabun, aku membelalakkan
mata.. kearah selangkangannya.. bulu bulu halus diatas kemaluannya benar2
menyempurnakan apa yang kulihat.. Tanganku mencengkram batang kemaluanku yang
sudah benar2 keras.. ”Aku harus… aku.. harus bercinta dengannya…” Mega mulai
mengeringkan tubuhnya dengan handuk.Aku terhenyak, karena tanpa kuduga ia
menungging mengambil sikat gigi yang jatuh di lantai.. Daging kemaluannya menyembul
dari sela2 pantatnya yang bulat.. aku tak dapat menahan diri lagi, dengan sedikit gerakan
meremas di pangkal kemaluanku dan.. ”Aahhhh…………..hhh…!!! Hhh… aa…….h..h..!!
Seluruh hasrat dan nafsuku meledak, menyemprotkan begitu banyak cairan sperma dalam
celanaku.. Aku sedang berusaha mengatur nafasku saat Mega selesai memakai baju lalu
keluar dari kamar mandi..Hari berganti minggu, minggu berganti bulan.. aku tak juga bisa
melupakan hasratku terhadap Mega.. Beberapa kali aku mengintip Mega mandi, dan entah
berapa puluh kali sudah aku beronani membayangkan gadis imut 16 tahun itu.. dan aku
semakin terobsesi oleh Mega.. tapi aku tak cukup nekat untuk melakukan apapun
terhadapnya.
Sentuhan2 kecil seperti tak sengaja sering kulakukan, tapi ia hanya menghindar dengan
sopan.. Aku tak berani melakukan lebih dari itu.. Sekitar 4 bulan kemudian, muncul ide
untuk memancingnya dengan film porno.. Aku menyimpan beberapa DVD yang paling hot
diatas tempat tidur.Biasanya setelah aku berangkat kerja, Mega baru berani masuk kamar
tidur untuk menyapu dan merapikan kamar tidur kami.. Aku membiarkan salah satu DVD
tersebut berada dalam DVD Player dalam kamar.. lalu berangkat kerja. Siangnya aku
pulang sekitar jam 12.. sewaktu memasukan mobil ke dalam gerasi.. aku sempat melihat
bayangan orang melesat keluar dari kamarku.. sekelebatan saja aku yakin bahwa itu
adalah Mega.. aku melangkah masuk lewat pintu samping. Gak ada orang, aku ke
belakang mencari Mega, tapi ia tak ada di dapur maupun di halaman belakang. Ku buka
pelan2 pintu kamarnya.. kosong..! ”Megaaa..?!” Aku memanggilnya.. tak ada jawaban…Di
depan pintu kamar mandi aku kembali memanggilnya, ”MegaA…!!” ”Yya.. pak..” terdengar
suara dari dalam kamar mandi.. ”lagi mandi..?” ”I..ya.. nggak.. iya.. ppak…!” Aku berjalan
dengan suara langkah yang cukup jelas, membiarkan ia mengira aku berjalan ke ruangan
depan.. lalu secepat kilat aku masuk ke dalam mushola, memanjat lemari dengan hati2..
dan dalam beberapa detik aku sudah berada di atas plafon.. mulai mengintip melalui
lubang kecil itu.. Aku menahan nafasku yang langsung terasa sesak, saat melihat apa
yang ada di bawah sana.Mega duduk bersandar di atas toilet yang tertutup.. kakinya
mengangkang dan tangan kanannya berada di sela selangkangannya.. matanya
terpejam..
aku nyaris tak percaya melihat gadis 16 tahun itu benar2 sedang bermasturbasi.. jari2
tangannya bergerak cepat merangsang kelentitnya.. ”Pancinganku berhasil, ia menonton
DVD hot yang sengaja ku letakkan di atas tempat tidur..” Mega terlihat begitu terangsang,
wajahnya menengadah, matanya terpejam dan tangannya semakin cepat bergerak…
Samar2 terdengar suara rintihan kecilnya, ” Hh..hh.. akh..”Aku semakin gemetar, ketika
gadis itu perlahan menekan ujung jari telunjuknya ke lubang kemaluannya.. Lututnya
bergetar.. sepertinya ia begitu larut dalam hasrat yang bergejolak.. ”Ssh..hh.. hh..”
Rintihannya kembali terdengar lirih, mengekspresikan keinginan seksual yang semakin
memuncak.. Pelan2 aku merangkak turun, berjalan ke ruang tengah dan memanggilnya
lantang..” MegaAAA…………….! Mega segera menyahut ”Ya paak…?!” ”SINII….!
CEPETANN..” Aku tau, di usia remaja seperti itu, hormon tubuhnya sedang bergejolak
menuju ke kedewasaan seksual.. Membayangkan ia menonton video XXX seperti itu, aku
berani bertaruh celana dalamnya pasti sudah basah oleh cairan vagina.. ”di kamar mandi
tadi, apa yang sedang ia bayangkan..? Ahh.. Pasti sebuah penis yang keras dalam
kemaluannya..” ”ya pak..?”Mega berdiri di pintu kamarku.. Aku merebahkan diri di atas
tempat tidur hanya bercelana pendek dan kaos ”tolong pijitin kaki saya, pegel banget..”
Ragu2 Mega duduk di sebelah tempat tidur, dan mulai memijit kakiku… Aku memejamkan
mata, menikmati sentuhan jemari kecilnya.. membayangkan kemungkinan ia tak sempat
membasuh cairan vaginanya membuatku tak dapat menahan ereksi yang tiba2 saja
membuat celana pendekku menonjol.
”Pahanya Mega, agak keras..!”Remasan tangan lembutnya di pahaku semakin membuat
kemaluanku mengeras.. ”Sebentar, takut ada yang liat..” aku berdiri mengunci pintu
kamar.. lalu kembali merebahkan diri.. Mega terlihat gugup, menyadari tonjolan
diselangkanganku semakin menggembung.. ia terus menundukan wajah.. Aku menarik
tangannya agar kembali memijat pahaku.. Aku berusaha bersikap wajar, membiarkan ia
memijat kakiku, lututku, paha.Aku meraih remote TV dan DVD Player yang tergeletak di
meja kecil di samping tempat tidur, lalu memijat tombol ON.. Tak lama sebuah adegan
Blue Film muncul di layar, ”ini bukan DVD yang tadi pagi aku pasang..” aku tersenyum,
mengerti.. ”kamu udah liat film ini Mega..? Mega menggelengkan kepala tanpa menoleh..
”liat dong, udah belum…?” Mega melirik sekilas dan cepat2 menunduk lagi.. ”Gak apa2
koq, kamu kan udah gede.. biar tau gimana caranya….” Mega diam seribu bahasa.. Aku
memperbesar volume suaranya, hingga terdengar rintihan dan erangan wanita dalam film
itu..Seorang laki2 dengan kemaluan cukup besar sedang menyetubuhinya… ”Udah ya
pak..? Mega mau ke belakang..” Mega berdiri hendak pergi secepat kilat aku menyambar
tangannya.. menariknya duduk di sampingku.. Aku langsung memeluknya, menariknya
rebah menimpaku
Mega berusaha berontak tapi dekapanku cukup kencang membuat ia tak berkutik..
”Jangan takut Mega, kita nonton bareng mumpung gak ada orang..”.Mega mencoba
berontak lebih keras.. aku menahannya dengan tangan dan kakiku.. Gelinjang dan
tubuhnya yang bergerak-gerak memberontak membuat gairahku semakin memuncak.. aku
mulai menciumi wajahnya.. bau keringatnya membuat kemaluanku mengeras.. Mega
menjerit kaget saat aku menarik celana pendeknya lepas, aku terkejut menyadari bahwa ia
tak sempat memakai celana dalam setelah keluar dari kamar mandi.. Tanganku langsung
menyentuh kemaluannya, jari tengahku sempat menyelip di sela belahan daging
kemaluannya, terasa sedikit basah..Mega memberontak lebih keras.. ia menangis lirih,
memintaku untuk melepaskannya.. Tapi aku sudah lupa segalanya.. Obsesi berbulan2,
khayalan2 erotis ku membayangkan menikmati tubuh Mega.. seperti membludak
menguasai tubuh dan keinginanku.. Aku meremas2 payudaranya, menciumi bibirnya,
lehernya.. menjilati daun telinga nya.. Mega tak bisa melepaskan dekapanku.. ia terus
bergerak, berusaha mendorongku.. Aku melepaskan celana pendekku dengan cepat..
kemaluanku mengacung tegang, menyentuh pahanya.. selangkangannya.Mega
menangis.. kedua tanganku memegang kepalanya, mencium bibirnya dengan lembut..
Mega mulai melemah.. aku menciumi air mata yang membasahi kedua pipinya.. ”jja..ngan
pakk.. jangaaann..” Aku menjilati bagian samping lehernya.. lubang telinganya… ia
melenguh.. menggelinjang… Kepala kemaluanku menempel di bibir kemaluannya.. ia
mendorongku.. lemah.. ”Ssshh..hhh.. jangan takut Mega.. gak akan sakit.. saya janji..”
kemaluannya terasa hangat.. aku gak tahan ingin memasuki tubuhnya, tapi aku kesulitan
menembus lubangnya yang masih sangat rapat.Aku membasahi kepala kemaluanku
dengan air ludah, lalu mulai menekannya pelan2…
Aaghh.. sakiiit…!” ia menangis pelan.. aku menekan lebih kuat.. ”Aaaauuw…….!” kepala
kemaluanku perlahan menerobos celah sempit itu.. Aku mencium bibir Mega, mengulum
lidahnya sambil menekan kemaluanku lebih dalam.. Tubuhku bergetar oleh rasa nikmat
dan hasrat yang bergelora…Batang kemaluanku mengalirkan rasa nikmat yang luar
biasa.. dijepit oleh daging hangat yang begitu erat mencengkram.. Darah segar
membasahi batang kemaluanku.. ”Mega.. Mega sayang.. aku telah merenggut
keperawananmu..” Aku mulai menggerakkan kemaluanku keluar masuk.. Mega
mencengkram erat punggungku, membuatku sedikit kesulitan bergerak.. matanya terus
terpejam, tapi ia tak lagi berontak.. aku menekan pantatku.. hingga kemaluanku hampir
masuk seluruhnya.. ”Uughh..h..”.Mega melenguh.. merasakan sakit dan nikmat di saat
bersamaan.. ku ulangi gerakan keluar masuk itu beberapa kali, pelan tapi sedalam
mungkin.. hingga kepala kemaluanku terasa menyentuh dasar vaginanya.. Tak ada lagi
pemberontakan saat aku menarik kaosnya lepas… kedua payuda** yang sedang tumbuh
itu langsung menyembul dengan indah.. ”Ya tuhann..” Aku mencengkram kedua bukit
daging itu dan mulai melahapnya dengan rakus…Mega menggelinjang.. aku memainkan
puting susunya yang kecil dengan lidahku.. ia merintih.. ”nghh..hh”.. pantatku kembali
bergerak, mendorong kemaluanku yang sangat tegang melesak ke dalam tubuhnya..
menariknya keluar, lalu menerobos masuk lagi.. menancap dalam tubuhnya.. menyentuh
dinding kemaluannya.. bergerak semakin cepat, aku merasakan kenikmatan itu semakin
menguasai tubuh dan pikiranku.. menjalari kaki, anus, batang kemaluan hingga kepalaku..
Aku bergerak makin cepat, mengocok daging hangat Mega dengan kemaluanku yang
semakin keras.. Sesekali ia menjerit kecil, kesakitan.. saat aku semakin menggila..
kejantananku bergerak dalam tubuh kecil Mega.. dalam jepitan otot vagina sempit yang
basah oleh lendir vaginanya.Kemaluanku bergetar nikmat.. kemaluan Mega berdenyut
hangat.. Akh, sepertinya aku tak sanggup lagi menahan… Dalam kenikmatan, aku
menatap wajah Mega yang manis dan lugu.. berkeringat dalam dekapanku.. matanya
terpejam, payudaranya berayun tersentak sentak oleh gerakanku menyetubuhinya…
puting kecilnya begitu indah kemerahan… Aaghhh.. aku menghentikan gerakanku
sejenak.. berusaha menahan ledakan kenikmatan yang hampir menyemprot dalam tubuh
perawan kecil ini.Untuk pertama kalinya, Mega membuka matanya yang basah… melihat
kedalam mataku dengan tatapan yang tak pernah kulihat sebelumnya… Kami masih saling
berpandangan saat aku perlahan kembali menggerakan kemaluanku masuk, keluar..
masuk dan keluar semakin cepat… semakin kuat… ”aaakhh…hh..” Mega mengerang.. Tak
kusangka2 ia menarik kepalaku mendekat..Mega mencium bibirku.. aku langsung melahap
bibirnya.. membelitkan lidahku mencari2 lidahnya.. Dalam kenikmatan yang begitu
memabukkan, aku merasakan lidah Mega bergerak dalam mulutku..”TMega.. hh..Aghhh.
hh…” Sekali lagi aku berhenti…. berusaha menahan.. tapi.. akh.. Mega masih
menggerakkan pinggulnya, tak menyadari bahwa aku sudah diambang puncak
kenikmatan.. Kemaluannya yang sempit mengurut batang kemaluanku dengan
sempurna…
”SSTOPP..Hhh..!!” aku memintanya berhenti.. dan.. terlambat..
”AAAAAh….Aaaaaaaghhhhhh…hhh”.Mega berusaha mendorongku keluar dari tubuhnya,
tapi tanpa sadar aku malah menekan kemaluanku dalam2.. ”HHhhh…akhh…..” Rasa
nikmat yang luar biasa benar2 membuatku kehilangan kesadaran.. Aku terus menggenjot
kemaluanku dalam jepitan kemaluan Mega yang kencang, tenggelam dalam gelombang
perasaan surgawi.. Menyemprotkan begitu banyak cairan sperma ke dalam tubuh gadis
kecil itu..Dorongan tangan Mega tak membuatku tersadar, aku menekan kemaluanku
dalam2 hingga pangkal kemaluanku.. Nikmat yang paling nikmat, orgasme yang begitu
panjang… Ejakulasi yang begitu banyak jumlahnya, menyemprot dalam tubuh perawan 16
tahun ini… Aku mencium bibir Mega, menindihnya, memeluknya, menikmati kenyal
payudaranya menekan dadaku, merasakan kemaluanku berdenyut2 dalam kemaluannya
yang hangat.Selama beberapa saat kami tak bergerak, tubuh telanjang kami menyatu,
basah oleh keringat.. tanpa ada suara, tanpa ada gerakan, hanya nafas yang terdengar…
Esoknya, hari berikutnya dan esoknya lagi.. Mega menghindar untuk bertatap muka
denganku.. SeMegap istriku berangkat kerja, ia langsung mengurung diri di kamarnya..
Aku mencoba bersabar menunggu sampai ia keluar dari kamarnya.. Tapi sampai beberapa
jam aku menunggu ia tak juga keluar, aku mengetuk pintu kamarnya, memanggilnya tapi ia
tak mau menjawab..Hari sudah siang dan banyak pekerjaan rumah yang masih belum ia
kerjakan. Daripada nanti istriku bertanya tanya, lebih baik aku mengalah.. lalu berangkat
ke kantor
Tapi sorenya rumah sudah kembali rapi, rupanya setelah aku meninggalkan tumah, Mega
langsung bekerja seperti biasa.. Didepan istriku Mega berusaha bersikap wajar, seperti
sebelum ada kejadian itu, tapi ketika istriku masuk kamar mandi atau pergi ke warung,
Mega langsung masuk kamar dan mengunci pintu kamarnya. Lama lama aku jadi semakin
geregetan, kesal dan penasaran.. Suatu malam, aku sibuk menyelesaikan pekerjaan
dengan laptop ku.Istriku tidur sangat lelap akibat obat flu yan diminumnya.. Sekitar pukul
00.30, dalam keheningan malam itu terdengar sayup2 suara pintu kamar Mega terbuka.
Perlahan tanpa suara aku berjalan keluar, rupanya Mega sedang ke kamar mandi mungkin
terbangun karena pengen buang air kecil. Tiba2 muncul ide gila, diam2 aku masuk ke
kamar Mega yang gak dikunci, lalu masuk ke kolong tempat tidurnya. Sekitar 2 menit
kemudian Mega masuk, lalu mengunci pintu kamar. Aku melihat kaki Mega sebatas
betisnya yang kuning langsat melangkah menuju tempat tidur.Mega membanting tubuhnya
ke atas kasur hingga hidungku terbentur bagian bawah kasur, aku memaki dalam hati.
Setelah menunggu sekitar 20 menit, aku mulai mendengar suara nafas yang teratur, ia
sudah terlelap.. Perlahan aku merangkak keluar dari kolong tempat tidur itu. Begitu berdiri
dadaku langsung berdegup kencang.. Mega terbaring lelap dengan hanya mengenakan
bra.. Pelan2 aku menarik selimut kain yang menutupi bagian bawah tubuhnya.. celana
dalam berwarna hitam menutupi gundukan daging diselangkangannya..Aku mendekatkan
wajah ke arah kemaluannya.. menciumnya lembut
Kemaluanku langsung menggeliat.. Sudah 10 hari sejak kejadian itu, aku benar2 seperti
keranjingan, menelusuri tubuh setengah telanjang Mega dalam cahaya lampu yang agak
redup.. menyentuh kulit perutnya dengan punggung tanganku, lalu jari tanganku dengan
lembut menekan bagian daging kemaluannya.. Terasa belahan bibir vaginanya hangat
dan… Ahh, kemaluanku sudah tak bisa diajak kompromi.. tegang mengeras gak tahan
ingin memasuki tubuh gadis kecil ini, merasakan nikmatnya kemaluan sempit yang
membuatku tergila2.Aku melepas celana dalamku hingga kemaluanku tegak mengacung..
lalu dengan sangat perlahan memeluk Mega.. Untuk sesaat Mega tak bergeming, aku
menempelkan batang kemaluanku di pahanya.. menekannya sedikit membuat gairahku
semakin menggila.. Aku merangkul tubuhnya, lalu mencium lehernya.. dan saat itu juga
Mega terbangun, hampir menjerit kalo aku gak segera menutup mulutnya dengan
tanganku.. ”Ssst, jangan berisik.. nanti ibu bangunn..!” Mega terdiam, tubuhnya terasa
tegang.. aku mempererat pelukanku.. ” Megaa…. aku kangeeenn…..!” Mega diam tak
menjawab… Sebelah lenganku berada di bawah lehernya, memeluknya, menciumi
pundaknya… Mega memberontak.. menggeliat.. Aku menarik tubuhnya dan langsung
menindihnya.Mega menatapku nanar… ”Jangann pak.. Mega takutt…” Setelah yakin
bahwa ia tak akan berteriak, aku turun dari tempat tidurnya, mematikan lampu hingga
ruangan itu menjadi gelap gulita.. lalu kembali menaiki tempat tidur Mega. Aku kembali
menindih tubuh Mega yang setengah telanjang..
Menciumi pundak, leher, hingga daun telinga Mega.. Nyaris tak bisa melihat apapun dalam
kegelapan, aku menguasai tubuh Mega.. menjelajahinya, merabanya, mengelusnya..
meremasnya…Mega tak sanggup memberi perlawana yang berarti, karena ia terlalu takut
untuk berteriak.. dan sepertinya ia sudah mulai terpengaruh dengan apa yang kulakukan
pada dirinya.. Aku menarik bra nya turun.. lalu mulai melahap payudaranya dengan
rakus… suara desahan Mega membuat darahku serasa mendidih terbakar nafsu.. Lidahku mempermainkan puting sebelah kiri, sementara tanganku meremas remas payuda**
kanannya.Tak lama, aku berhasil menarik lepas celana dalamnya hingga saat itu, Mega
gadis kecil itu.. telanjang bulat tanpa sehelai benangpun yang menutupi tubuhnya, dalam
kegelapan kamar tidurnya, sepenuhnya dalam kekuasaan nafsuku… Mega mendesah
saat kedua tanganku memilin kedua putingnya, menciumi perutnya.. terus turun hingga
hidungku menyentuh bulu halus kemaluannya..Lidahku menyentuh tonjolan kecil yg
terselip disela kemaluannya, Mega menggelinjang.. Aku menggerakkan lidahku lebih
cepat, terdengar Mega merintih pelan.. Aku semakin menggila dikuasai oleh nafsu yang
semakin membludak.. Lidahku sesekali menjulur ke dalam lubang kemaluannya, menjilati
rasa asin cairan kemaluan Mega.. Setelah sekitar 15 menit aku menjilati clitorisnya, aku
merasakan tangan Mega menarik rambutku.. ia mendorong tubuhku ke atas… “Ya tuhan,
ia menginginkanku sekarang.”.Aku sedikit gemetar saat memposisikan tubuhku diatas
tubuh telanjang
Mega.. Kemaluanku terasa begitu keras mengacung oleh gairah… Dalam kegelapan aku
membuka lebar pahanya, menyadari tak ada lagi penolakan dari gadis kecil ini.. Ibu jari
tangan kananku bergerak pelan merangsang clitorisnya saat kepala kemaluanku
menempel di bibir kemaluan Mega yg udah basah.. Dengan sedikit menekan aku
merasakan kepala kemaluanku memasuki lubang nikmat yang masih sangat sempit itu..
Desahan nafas Mega terdengar serak, “aa..akhh….” saat kemaluanku yang cukup besar
memasuki tubuhnya.Aku terus menekannya dalam dalam, merasakan ujung kemaluanku
menyentuh dinding vaginanya.. selama beberapa detik aku tak menggerakan pinggulku..
hanya merasakan jepitan kemaluannya yg mengalirkan sensasi luarbiasa ke sekujur
tubuhku.. lalu perlahan, sambil mencium puting payudaranya, aku mulai bergerak….
Kedua tangan Mega mencengkram kepalaku, ia merintih.. pelan.. tapi membuatku
semakin bernafsu.Kemaluanku bergerak semakin cepat, menerobos keluar masuk dalam
irama yang teratur… Aku mendekap tubuh Mega erat, keringat mulai membasahi tubuh
kami, saat genjotanku semakin cepat.. aku menciumi lehernya, menjilati telinganya..
Sesekali suara Mega terdengar seperti isak tangis, tapi sesaat kemudian ia merintih…
mendesah… Aku seperti tenggelam dalam lautan kenikmatan, melupakan sekelilingku..
Melupakan istriku yang sedang terlelap di kamar tidur kami.. Seluruh panca inderaku
hanya merasakan apa yang sedang terjadi di atas tempat tidur kecil ini..Setelah beberapa
lama, aku semakin menggila.. menggenjot kemaluanku lebih keras dan lebih cepat…
seperti kesetanan menyetubuhi tubuh gadis kecil itu, melupakan kenyataan bahwa
tubuhnya belum terbiasa dengan kemaluanku yang berukuran cukup besar, saat ini begitu
tegang mengeras mengocok2 kemaluannya..
Mega menjerit lirih, mencengkram leherku… “ssakki.iittth..!” Aku terengah2, mataku mulai
terbiasa dalam gelap… menatap tubuh kecil itu begitu indah.Aku melahap payudaranya
dengan rakus, mempermainkan putingnya dengan lidah.. “h…hh.. akh…” Suara rintihan
Mega tiba2 saja membuatku bergetar.. tubuhku seperti dialiri listrik.. mengalir dari ujung
kaki merayapi paha, pantat dan selangkanganku… Rasanya aku tak tahan lagi menahan
dorongan kenikmatan ini lebih lama lagi… Aghhh..hh…. Berusaha untuk menunda puncak
kenikmatanku, aku berhenti menyetubuhinya, lalu berbaring di sebelah Mega.. Aku
menarik nafas panjang berusaha mengatur nafasku yang terengah engah..Mega
memelukku, lalu kami berpelukan erat seperti sepasang kekasih yang sedang di mabuk
cinta.. Aku menuntun tangan kecil Mega untuk menyentuh kemaluanku.. Awalnya ia hanya
meremas2 batang kemaluanku dengan ragu2, tapi beberapa saat kemudian ia mulai
mengocoknya dengan cepat.. Ahh… aku meremas payudaranya sambil sesekali
mempermainkan putingnya… Mega tiba2 memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya..
augh… ia mulai mengisap kemaluanku dengan bernafsu sambil meremas2 biji zakarku..
Rupanya Mega sudah dikuasai oleh nafsu berahinya, karena sifat malu2nya hilang saat
ini, berganti dengan sikap agresif mengocok dan meremas kemaluanku.. menjilati biji
zakarku Akhhh.Jantungku berdegup semakin kencang ketika Mega menaiki tubuhku.. ia
menindihku, menciumi perutku, menjilati puting susuku.. lalu… ia mengarahkan kepala
kemaluanku ke selangkangannya..
“aakhhhh…..hh…” Mega merintih saat kemaluanku kembali memasuki lubang senpit
kemaluannya, ia mulai bergerak pelan naik turun.. Kepalanya rebah di dadaku,
payudaranya menempel di perutku.. hanya bagian pinggulnya yang bergerak naik turun..
Aku merasakan sensasi yang lain.. Aku hanya berbaring terlentang, sementara Mega
bergerak di atas selangkanganku.. kemaluannya ketat menjepit batang kemaluanku,
mengurutnya dengan sempurna.Mega bergerak semakin cepat, menimbulkan suara
kecipak yang erotis.. Aku mengangkat tubuhku hingga duduk, kedua tangan Mega
melingkari leherku.. Kami mulai berciuman, lidah saling berbelit.. Mega menciumku
dengan sangat bernafsu, lidahnya seperti menari dalam mulutku.. Aku mulai merasakan
getaran kenikmatan itu semakin menggila.. “Aaghhh..hhh….!” Mega mempercepat gerakan
pinggulnya, mengurut batang kemaluanku lebih cepat, lebih ketat…… dan…….
“AAAaaa…ghhh…” Kedua tanganku mencengkram pantat Mega, meremasnya… lalu,
sambil menggeram panjang.. aku meledak dalam kenikmatan yang luarbiasa..Mega
menciumi leherku, menggenjot kemaluanku dengan cepat.. Aku kelojotan dalam pelukan
Mega, ia memutar pinggulnya, menekan kemaluannya hingga kemaluanku seperti
menembus tubuhnya… Mega memelukku erat, membenamkan wajahku di sela2
payudaranya yang kenyal dan padat… lalu mencium keningku…Hugel (Hubungan gelapku)dengan Mega terus berlanjut hingga saat ini…Yahh
semoga saja istriku terus tidak mengetahuinya.

.gif)